Karedok, Hidangan Sayuran Siram Khas Tatar Sunda

Mycurry – Karedok adalah salad sayuran versi tradisional Indonesia. Hidangan sederhana  bernilai sehat karena hanya membutuhkan bahan-bahan segar dan mentah yang teriris dan tersajikan dengan saus kacang tradisional. Sayuran yang paling umum yang menjadi isian dalam karedok adalah mentimun, kemangi Thailand, tauge, terong, kubis, kacang hijau,ataupun sayuran lain juga bisa dapat anda gunakan.

Sausnya terbuat dari kacang goreng yang dapat anda ulek bersamaan dengan garam, gula aren, dan cabai. Rasa bumbu siramnya bisa disesuaikan dengan bahan campuran lain seperti terasi atau bawang putih. Karena penggunaan bumbu kacang, Karedok sering menjadi perbandingan dengan makanan khas Indonesia lainnya, Gado-Gado, namun tetap membedakannya dengan hanya menggunakan bahan mentah.

Karedok, Salad Dengan Bumbu Kacang siram

Karedok adalah makanan khas tradisional sunda yang berasal dari Jawa Barat. Di Indonesia, Karedok dapat anda temukan dalam warung makan, food court ala jajanan tradisional, dan restoran. Namun, bagi masyarakat Sunda, itu adalah hidangan sehari-hari yang bisa menjadi santapan kapan saja sepanjang hari dan biasanya tersajikan dengan nasi, tahu, tempe dan kerupuk udang – kerupuk udang tradisional Asia.

Anda tidak tahu jadi Anda meminta pelayan untuk menunjukkan kepada Anda apa itu. Kemudian dia menunjukkannya kepada Anda, dan Anda tidak tahu mengapa mereka berbeda. Anda semua melihat hal yang sama, saus salad dengan saus kacang! Kemudian Anda mulai menilai bahwa Wargung hanya ingin lebih banyak menu di daftar mereka.

Tapi jangan khawatir, mereka tidak mengada-ada. Ya, saladnya berbeda. Dan jika Anda bertanya kepada saya secara pribadi, saya setuju bahwa perbedaan tidak begitu penting untuk mengubah nama mereka. Tapi Anda harus setuju dengan saya ketika teman Anda Jessica mengubah gaya rambut punk dan menato seluruh tubuhnya, berhenti memanggilnya boneka kelinci sayang Jessica! Rasanya sama salah untuk memanggilnya Cutie Jessica. Kau tahu bagaimana rasanya. Makanya orang Indonesia menyebutnya sebagai Karedok, lalu menyebutnya Lotek ketika kita melihat sesuatu telah berubah!

Baca Juga : Senerek Khas Magelang Kuliner Akulturasi Belanda dan Lokal yang Lezat